Sisma marking laser LOGO adalah mesin laser marking kelas IV presisi, harga ekonomis, dan user friendly. Dilengkapi dengan penutup / sliding lid, sehingga meningkatkan penanganan keamanan dan praktis untuk operasi sehari-hari.
BSP memungkinkan Anda untuk mengerjakan pengukiran, penandaan, hingga pemotongan mikro untuk volume maksimum 300 x 300 x 300 mm dan memuat bahan hingga berat 20 kg. Mesin ini dilengkapi dengan penutup pintu yang terbuka di ketiga sisi untuk memudahkan akses, serangkaian aksesoris seperti spindel yang berputar dan pengukuran yang dinamis.
Sisma laser engraving SART dirancang dengan sistem meja putar dengan diameter 700 mm dengan struktur yang kokoh. SART tersedia dalam berbagai sumber laser (3 W-50 W) dan dapat diintegrasikan berdasarkan permintaan untuk menandai permukaan 3D.
Sistem LWS adalah mesin laser engraving yang dapat dilengkapi dengan banyak fitur standar seperti sumbu penandaan yang dapat berputar dan marking head untuk penyesuaian sudut penandaan dan sistem coaxial vision (CVS) yang ideal untuk proses otomatis dan presisi tinggi. Sumber laser dapat dipindahkan pada sumbu Z dalam versi LWS-M dan pada sumbu 3 X-Y-Z dalam versi LWS-A.
Di zaman modern saat ini, mesin laser marking sangat umum digunakan dalam penandaan produk di dunia industri. Mesin laser marking merupakan salah satu jenis mesin marking yang menggunakan teknologi laser.
Laser marking menjadi teknologi yang banyak digunakan di banyak sektor industri, selain pengerjaannya yang praktis dan presisi, prosesnya juga tidak menggunakan bahan habis pakai.
Simak penjelasan lengkap seputar mesin laser marking berikut ini.
Mesin laser marking atau mesin penandaan laser adalah mesin yang dapat memberikan tanda pada permukaan suatu bahan dengan menggunakan sinar cahaya (laser).
Mesin laser marking bekerja tanpa ada kontak, sehingga tidak menimbulkan kerusakan abrasi pada bahan atau menimbulkan efek yang tidak diinginkan di sekitar area marking.
Mesin laser marking berfungsi untuk menandai permukaan berbagai jenis bahan dan permukaan, contohnya stainless steel, besi, aluminium, kayu dan plastik.
Bentuk paling umum dari tanda yang dihasilkan oleh mesin laser marking adalah kode data matrix, kode QR, dan nomor seri alfanumerik. Tanda-tanda tersebut dihasilkan dengan kontras yang tinggi dan permanen.
Operasi laser marking terbagi menjadi beberapa jenis, seperti:
Laser annealing (laser anil) bekerja dengan penerapan panas laser ke permukaan bahan. Efek panas tersebut menyebabkan perubahan warna karena teroksidasi. Tanda yang dihasilkan laser annealing berwarna hitam pekat dengan permukaan halus. Namun, warna juga dapat bervariasi tergantung suhu laser.

(Gambar Laser Annealing)
Kedalaman laser annealing berkisar antara 20-30 mikron. Logam yang umumnya diproses dengan laser marking ini adalah titanium, baja, stainless steel, dan besi.
Laser discoloration (laser perubahan warna) bekerja dengan mengubah warna / pigmen bahan dengan pemanasan laser dan menghasilkan permukaan yang sedikit terangkat atau dikenal dengan istilah foaming atau frothing.

(Gambar Laser Discoloration)
Perubahan warna terang / gelap tergantung pada komposisi bahan. Misalnya pada plastik gelap hasil laser marking akan berwarna putih, sedangkan pada plastik berwarna terang hasil marking berubah menjadi abu-abu atau hitam. Perubahan warna dan buih ini hanya terjadi pada plastik.
Laser engraving (laser pengukiran) bekerja dengan menguapkan sebagian material untuk memperlihatkan rongga yang terlihat di kedalaman 0,0001-0,005 inci di bawah permukaan material. Proses ini membutuhkan panas yang cukup untuk menguapkan material dalam milidetik.

(Gambar Laser Engraving)
Salah satu manfaatnya adalah dapat menghasilkan marking berkualitas tinggi dan akurat dalam waktu yang sangat singkat. Proses ini cocok untuk hampir semua jenis logam, plastik, kayu, kulit, kaca, atau keramik.
Laser etching bekerja dengan melelehkan material yang menyebabkannya mengembang dan membentuk rongga yang terangkat di atas permukaannya hingga ketinggian 80 mikron. Rongga inilah yang membentuk tanda.

(Gambar Laser Etching)
Laser etching membutuhkan energi yang lebih sedikit daripada laser engraving dan pilihan yang lebih ekonomis. Laser ini digunakan untuk menandai berbagai bahan seperti aluminium dan baja.
Mesin laser marking bekerja dengan menggunakan sinar laser yang fokus untuk menandai permukaan suatu material. Mesin laser marking dikendalikan dengan perangkat lunak pada komputer sehingga sinar laser secara tepat mengikuti pola yang telah didesain dengan durasi yang cepat dan hasil yang presisi.
Sinar laser akan diarahkan ke satu arah. Ketika sinar tersebut berinteraksi dengan permukaan bahan, energi laser akan mengubah sifat dan penampilan bahan melalui reaksi kimia dan fisik meliputi pemanasan, pelelehan, penguapan, maupun cold stripping. Hal inilah yang menciptakan tanda dengan tingkat kontras yang tinggi.
Laser marking digunakan oleh banyak sektor industri, beberapa diantaranya adalah:
1. Industri Medis
Industri medis menggunakan mesin laser annealing dan engraving untuk alat medis, internal tracking, dan branding.
2. Industri Otomotif
Industri otomotif menggunakan mesin laser marking untuk membuat nomor identifikasi kendaraan (NIV), dekorasi keyboard, dan panel instrumentasi.
3. Industri Logam
Industri logam menggunakan laser marking untuk menandai produk dan mempermudah identifikasi.
4. Industri Periklanan
Industri periklanan menggunakan laser marking jenis engraving untuk membuat motif dekoratif karena menawarkan fleksibilitas tinggi untuk menandai motif-motif kecil.
PT LFC Teknologi Indonesia adalah distributor resmi mesin laser marking Sisma di Indonesia.
Jika Anda ingin berdiskusi seputar mesin marking untuk mendukung bisnis Anda, silahkan hubungi kami melalui halaman kontak.
Kunjungi juga halaman facebook, instagram, youtube dan linkedin kami untuk mendapatkan update terbaru seputar peralatan industri lainnya.